Senin, 05 Maret 2012

adjectiv, komperative und positive

semoga berguna buat kita !

Tingkat perbandingan kata sifat dalam Bahasa Jerman di kenal ada tiga:
  • Tingkat Positiv atau disebut tingkat dasar – der Positiv (die Grundstufe).
  • Tingkat Komparativ atau disebut tingkat lebih – der Komparativ (die Höherstufe).
  • Tingkat Superlativ atau disebut tingkat paling – der Superlativ (die Höchststufe).
A. der Positiv – Tingkat dasar/biasa
Der Positiv adalah merupakan bentuk dasar dari kata sifat yang akan ditemui dalam kamus. Tingkat dasar kata sifat ini digunakan :
  • untuk menggambarkan seseorang, sesuatu atau kegiatan.
    • Sie ist schön.
    • Anton ist klug.
  • untuk menggambarkan suatu persamaan dengan mempergunakan “wie”
    • Er ist hübsch wie Tom Hanks.
Catatan :
“wie” selain berdiri sendiri, juga dapat digabungkan dengan kata lain seperti “so”, “genauso”,”gleich” “ebenso” untuk menggambarkan suatu tingkat persamaan (Gleichheit).
  • “so ….. wie” - Mein Bruder ist so klug wie mein Vater.
  • “genauso …. wie” – Bali ist genauso interessant wie Thailand.
  • “gleich …. wie” – Das Hotel ist gleich hoch wie der Kokosbaum.
  • “ebenso …. wie” – Sie ist genauso groß wie ich.
Sedangkan untuk ketidaksamaan perbandingan (Ungleichheit) digunakan :
  • “nicht/kein so…..wie” - Dein Bruder ist nicht so alt wie mein Bruder.
  • der Komparativ +”als” – Dein Bruder ist älter als mein Bruder.
B. der Komparativ – Tingkat lebih
Der Komparativ digunakan untuk menyatakan tingkat perbandingan lebih. Dibentuk dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Menggunakan “als”.
    • Hamid ist älter als Joko.
    • Indonesien ist größer als Malaysien.
  2. Bentuk kata sifat pada tingkat lebih (Komparativ) akan mengalami penambahan akhiran “er”. Contoh :
    • schön – schöner
    • klug – klüger
    • klein – kleiner usw.
  3. Pada umumnya kata sifat yang dirubah ke dalam bentuk Komparativ akan mengalami penambahan Umlaut apabila kata sifat tersebut memiliki huruf vokal (a = ä)-(u = ü)-(o = ö). Contoh :
    • arm – ärmer
    • jung – jünger
    • dumm – dümmer
    • hoch – höher usw.
  4. Apabila kata sifat yang berakhiran dengan “el” akan dipergunakan dalam bentuk Komparativ, yang perlu diperhatikan sebelum menambahkan “er” pada kata sifat tersebut adalah menghilangkan huruf “e” sebelum huruf “l” apabila dikonjugasikan. Contoh :
    • dunkel – dunkler
    • edel – edler
  5. Apabila kata sifat yang berakhiran dengan “er” akan dipergunakan dalam bentuk komparativ, yang perlu diperhatikan sebelum menambahkan “er” pada kata sifat tersebut adalah menghilangkan huruf “e” sebelum huruf “r” apabila dikonjugasikan. Contoh :
    • teuer – teurer
    • sauer – saurer
Komparativ dapat dibentuk dengan tiga cara yaitu :
  1. Kata Sifat sebagai Predikatif (Prädikative Adjektive)
    • Ich bin kleiner als meine Schwester.
    • Rita ist schöner als Soraya.
  2. Kata Sifat sebagai Kata keterangan (Adverbiale Adjektive)
    • Eric läuft schneller als ich.
    • Sie spricht besser Deutsch als Rita.
  3. Kata Sifat sebagai Pelengkap dari kata benda (Attribut zu einem Nomen) dan kata sifat itu sendiri (Attribut zu eine Adjektiv).
    • Rita ist die schönste Frau im Dorf.
    • Indonesien ist das kleinere Land als China.
    • Der Zug ist ein schnelleres Verkersmittel als das Auto.
C. der Superlativ – Tingkat paling tinggi

Der Superlativ digunakan untuk menyatakan sesuatu dalam bentuk tingkat paling tinggi, dibentuk dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Kata Sifat dalam bentuk Superlativ pada umumnya dibentuk dengan menambahkan “st”.
    • schön = am schönsten- atau der/das/die schönste
    • klug = am klügsten- atau der/das/die klügste
    • klein = am kleinsten- atau der/das/die kleinste
    • sauber = saubersten- atau der/das/die sauberste usw.
  2. Tetapi kata sifat yang berakhiran dengan “d”,”t”,”s”,”ß”,”z”, “x” dan “sch” akan dipergunakan dalam bentuk Superlativ, akan mengalami penambahan “est” untuk memudahkan pengucapan kata sifat tersebut. Contoh :
    • laut = am lautesten- atau der/das/die lauteste
    • frisch = am frischesten- atau der/das/die frischeste
    • mild = am mildesten- atau der/das/die mildeste
    • heiß = am heißesten- atau der/das/die heißeste
    • kurz = am kürzesten- atau der/das/die kürzeste
      usw.
  3. Sama halnya dengan bentuk Komparativ, kata sifat yang dirubah ke dalam bentuk Superlativ akan mengalami penambahan Umlaut apabila kata sifat tersebut memiliki huruf vokal (a = ä)-(u = ü)-(o = ö). Contoh :
    • arm = am ärmsten- atau der/das/die ärmste
    • jung = am jüngsten- atau der/das/die jüngste
    • dumm = am dümmsten- atau der/das/die dümmste
    • hoch = am höchsten- atau der/das/die höchste usw.
Superlativ dapat dibentuk dengan tiga cara yaitu :
  1. Kata Sifat sebagai Predikatif (Prädikative Adjektive) – dibentuk dengan : am + kata sifat +st+en.
    • Ich bin am kleinsten.
    • Hamid findet Ida am schönsten.
  2. Kata Sifat sebagai Kata keterangan (Adverbiale Adjektive)- dibentuk dengan : am +kata sifat+st+en.
    • Das Flugzeug fliegt am schnellsten.
    • Schümacher fährt am besten.
  3. Kata Sifat sebagai Pelengkap dari kata benda (Attribut zu einem Nomen) dan kata sifat itu sendiri (Attribut zu eine Adjektiv). Apabila dikombinasikan dengan bestimmten Artikel (der,das,die) dan possessive Artikel (mein, dein, uns usw) dengan menambahkan “st” sebelum kata sifat tersebut dikonjugasikan.
    • Der Junge ist der lauteste Knabe.
    • Rita ist meine beste Freundin.
Berikut beberapa rangkuman tingkat perbandingan kata sifat :
a. Selain ketentuan-ketentuan diatas yang harus diperhatikan dalam membentuk kata sifat “Komparativ dan Superlativ“, terdapat juga kata sifat yang tidak beraturan (Unregelmässig)yang perlu kiranya di hapal sebagai berikut :
Grundform Komparativ Superlativ
prädikativ attributiv
viel mehr am meisten der/das/die meiste
sehr mehr am meisten der/das/die meiste
gern lieber am liebsten der/das/die liebste
gut besser am besten der/das/die beste
nah näher am nächsten der/das/die nächste
hoch höher am höchsten der/das/die höchste
b. Kata sifat yang berakhiran “a” tidak akan mengalami perubahan apabila dikonjugasikan, contoh :
  • rosa – der rosa Pullover
  • lila – die lila Bluse
  • prima – eine prima Idee usw.
c. Kata sifat dibawah ini akan berubah menjadi :
  • links – der linke Arm
  • rechts – der rechte Arm
d. Apabila kata “wenig”,”viel”,”etwas”,”nichts”- bertemu dengan kata sifat dalam suatu kalimat tanpa ada kata benda , maka otomatis kata sifat tersebut berubah menjadi NEUTRUM ARTIKEL (kata benda netral). Contoh :
  • Roma hat wenig Neues gesehen. (neu – kata sifat).
  • Hast du viel Gutes vom deiner Freundin gehört? (gut – kata sifat).
  • Auf Bali ist etwas Komisches passiert. ( komisch – kata sifat).
  • Ich habe nichts Interessantes im Fernsehen gesehen. (interessant – kata sifat).
e.
Grundform Komparativ Superlativ
prädikativ attributiv
1). penambahan -est setelah d,t,s,ß,sch,x,z
alt älter am ältesten der/das/die älteste
groß (kecuali) größer am größsten der/das/die größeste
weiss weisser am weissesten der/das/die weisseste
schwarz schwärzer am schwärzesten der/das/die schwärzeste
gesund gesünder am gesündesten der/das/die gesündeste
frisch frischer am frischesten der/das/die frischeste
2). ler – rer
dunkel – dunkler, sauer – saurer, teuer – teurer (komparativ)
sauer saurer am sauersten der/das/die sauerste
teuer teurer am teuersten der/das/die teuerste
dunkel dunkler am dunkelsten der/das/dei denkelste
edel edler am edelsten der/das/die edelste
3). Perubahan Umlaut (a = ä, u =ü, o = ö)
arg ärger am ärgsten der/das/die ärgsten
arm ärmer am ärmsten der/das/die ärmste
dumm dümmer am dümmsten der/das/die dümmste
grob gröber am gröbsten der/das/die gröbste
jung jünger am jüngsten der/das/die jüngste
klug klüger am klügsten der/das/die klügste
4). Perubahan bentuk Komparativ dan Superlativ secara umum
schnell schneller am schnellsten der/das/die schnellste
fleißig fleißiger am fleißigsten der/das/die fleißigste
tief tiefer am tiefsten der/das/die tiefste
klein kleiner am kleinsten der/das/die kleinste
braun brauner am braunsten der/das/die braunste
f. Komparative dibentuk dengan akhiran -er
g. Superlativ :
  1. Tanpa kata benda : “am + kata sifat dengan akhiran -sten”
  2. Di depan kata benda : “der/das/die + kata sifat dengan akhiran -(e)ste”
h. Untuk membuat kalimat persamaan : “bentuk dasar kata sifat(die Grundform)+ wie”
i. Untuk membuat kalimat tidak persamaan : “kata sifat bentuk Komparativ + als”

Kata sifat dapat di konjugasikan (mengalami perubahan akhiran) apabila kata sifat tersebut sebagai pelengkap dari kata benda (Attribut zu einem Nomen) atau kata sifat itu sendiri (Attribut zu eine Adjektiv).
Posisi kata sifat terletak di depan kata benda, dan perubahan akhiran kata sifat tersebut tergantung dari jenis kelamin “der-das-die” (Genus), singular-jamak (Numerus) dan “Nominativ, Akkusativ, Dativ dan Genetiv” (Kasus) kata benda yang mengikuti kata sifat tersebut.
Kata sifat yang berfungsi sebagai atributif dapat dikonjugasikan dalam tiga bentuk :
  1. Apabila diikuti oleh “bestimmten Artikel” (der,das,die), maka kata sifat tersebut akan mendapatkan akhiran “-e” atau “-en”. (bestimmten Artikel + kata sifat + kata benda) Lihat Tabel.
    Singular Maskulin Neutrum Feminim
    Nomintaiv der nette Mann das nette Kind die nette Frau
    Akkusativ den netten Mann das nette Kind die nette Frau
    Dativ dem netten Mann dem netten Kind der netten Frau
    Genetiv des netten Mann(e)s des netten Kind(e)s der netten Frau
    Plural
    Maskulin/Neutrum/Feminim
    Nominativ die netten Männer/Kinder/Frauen
    Akkusativ die netten Männer/Kinder/Frauen
    Dativ den netten Männern/Kindern/Frauen
    Genetiv der netten Männer/Kinder/Frauen
    Perubahan kata sifat tersebut diatas berlaku juga untuk bentuk :
    • singular
      • “dies-, jene-,”(Demonstrativpronomen)
      • “jede-, manch-,”(Indefinitpronomen)
      • “welch-,”(Relativ/Introgativpronomen)
    • plural
      • “solch-,” (adjektiv)
      • “alle, beide, sämtliche” (Indefinitpronomen)
  2. Apabila diikuti oleh “unbestimmten Artikel” (ein, eine) atau bentuk negativ dari unbestimmten Artikel (kein, keine), maka kata sifat tersebut akan mendapatkan akhiran “-e”,“-en”,”er”, atau “es”. (unbestimmten Artikel+kata sifat+kata benda).Lihat Tabel.
    Singular Maskulin Neutrum Feminim
    Nomintaiv (k)ein netter Mann (k)ein nettes Kind (k)eine nette Frau
    Akkusativ (k)einen netten Mann (k)ein nettes Kind (k)eine nette Frau
    Dativ (k)einem netten Mann (k)einem netten Kind (k)einer netten Frau
    Genetiv (k)eines netten Mann(e)s (k)eines netten kind(e)s (k)einer netten Frau
    Plural
    Maskulin/Neutrum/Feminim
    Nominativ keine netten Männer/Kinder/Frauen
    Akkusativ keine netten Männer/Kinder/Frauen
    Dativ keinen netten Männern/Kindern/Frauen
    Genetiv keiner netten Männer/Kinder/Frauen
    Perubahan kata sifat tersebut diatas berlaku juga untuk possesive Artikel :“mein”,”dein”,”sein”,”ihr”,”unser”,”euer”,”ihr”
  3. Apabila diikuti oleh “kata benda tanpa Artikel” , maka kata sifat tersebut akan mendapatkan akhiran “-e”,“-en”,”er”,”em” atau “es”. (tanpa Artikel atau einige,etliche, usw.) + kata sifat + kata benda) Lihat Tabel.
    Singular Maskulin Neutrum Feminim
    Nomintaiv netter Mann nettes Kind nette Frau
    Akkusativ netten Mann nettes Kind nette Frau
    Dativ nettem Mann nettem Kind netter Frau
    Genetiv netten Mann(e)s netten Kind(e)s netter Frau
    Plural
    Maskulin/Neutrum/Feminim
    Nominativ nette Männer/Kinder/Frauen
    Akkusativ nette Männer/Kinder/Frauen
    Dativ netten Männern/Kindern/Frauen
    Genetiv netten Männer/Kinder/Frauen
    • Perubahan kata sifat tersebut diatas berlaku juga untuk :“einige”,”etliche”,”mehrere”,”Zahlen (zwei,drei….”),”viele”, “wenige”.
  4. Apabila dalam kalimat terdapat lebih dari satu kata sifat yang terletak sebelum kata benda, maka akan mengalami perubahan(konjugasi) sama seperti ketiga bentuk perubahan (konjugasi) tersebut diatas. Contoh :
    • Sie ist die kluge, schnelle Frau.
    • Ich habe ein kleines, blaues Auto.
Rangkuman Konjugasi Kata Sifat
Singular Maskulin Neutrum Feminim
Nominativ
BA e e e
UBA er es e
OA er es e
Akkusativ
BA en e e
UBA en es e
OA en es e
Dativ
BA en en en
UBA en en en
OA em en er
Genetiv
BA en + (e)s u/Nomen en + (e)s u/Nomen en
UBA en + (e)s u/Nomen en + (e)s u/Nomen en
OA en + (e)s u/Nomen en + (e) s u/Nomen er
Plural
Maskulin/Neutrum/Feminim
Nominativ
BA en
UBA en
OA e
Akkusativ
BA en
UBA en
OA e
Dativ
BA en + n u/Nomen
UBA en + n u/Nomen
OA en + n u/Nomen
Genetiv
BA en
UBA en
OA er
  • *BA = bestimmten Artikel (der/das/die/diese-/jene-/manch-)
  • *UBA = unbestimmten Artikel (ein/eine)-(kein/keine)-(possessive Artikel : mein,dein,unser usw.)
  • *OA = ohne Artikel (tanpa artikel) – einige/etliche,/Zahlen : zwei,drei usw.

Kata tersebut diatas merupakan kata sifat (das Adjektiv). Fungsi pokok dari kata sifat adalah menggambarkan situasi, perbuatan/tindakan, sifat dan ciri-ciri dari orang, binatang, benda dsb.
Selain fungsi tersebut diatas kata sifat juga dapat digunakan sebagai :
  1. Pelengkap dari kata benda (Attribut zu einem Nomen) dan kata sifat itu sendiri (Attribut zu eine Adjektiv).
    • einen kleinen, weissen Hund. (Pelengkap kata sifat)
    • der grüner Salat, das dickes Buch (Pelengkap kata benda)
    Kata sifat pada posisi sebagai pelengkap kata benda dan kata sifat akan selalu mengalami konjugasi.
  2. Predikatif (Prädikativ) – Jika kata sifat digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu bersama dengan kata kerja “sein”, “werden”, “finden”,”schmecken”, “aussehen”,”wirken”.
    • Ratih ist klug.
    • Das Essen schmeckt gut.
    • Findest du Anto nett !
    Kata sifat pada posisi sebagai Predikativ tidak dapat dikonjugasikan.
  3. Kata keterangan (Adverb) – Jika sebuah kata sifat digunakan untuk menggambarkan kata kerja (bagaimana tindakan itu dilakukan).
    • Eric läuft sehr schnell.
    • Sie spricht gut Deutsch.
    Kata sifat pada posisi sebagai kata keterangan tidak dapat dikonjugasikan.
Selain itu kata sifat juga digunakan untuk membandingkan perbedaan antara benda, orang, binatang yang disebut “tingkat perbandingan kata sifat” (Komparation der Adjektive) yang dikategorikan dalam : “Positiv, Komparativ dan Superlativ”.
  • Romi ist klüger als Thomas. (Komparativ)
  • Sie ist die schonste Frau im Dorf. (Superlativ)
  • Der Ferari ist das schnellste Auto. (Superlativ)
Namun dalam kalimat kata sifat juga dapat berfungsi sebagai kata benda yang berdiri sendiri.
Contoh : der Alte, die Verwandte usw.

1 komentar:

orang2 biasa memanggilku Yoga mengatakan...

membantu bngetz postinganya...
makasih

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Template by : kendhin x-template.blogspot.com